Saturday, April 12, 2014
Waspada kecurangan pemilu 2014
Hey Gwener's, What's Up!
Bagaimana proses pemilu di daerah sobat? lancar kah?. Munkin sobat telah membaca berita tentang pemilu 2014 belas ini. Mulai dari hasil quick count sampai berita tentang kecurangan pemilu ini. Nah, Sebelum membahas kearah tersebut. Hasil quick count (Perhitungan cepat) yang dilakukan oleh beberapa lembaga survey menunjukkan bahwa hampir semua partai memiliki dominasi yang kuat meskipun beberapa partai besar sudah menonjol. Namun demikian, dilihat dari segi persentasi perbedaan perolehan suara sangat tipis sekali. Sehingga peta politik nantinya diprediksi akan banyak bentuk koalisi partai kecil maupun partai besar.
Pemilu 2014 ini juga tergolong dalam pesta demokrasi yang unik. Disamping hampir setiap partai memiliki calon mereka sendiri ternyata metode yang digunakan kembali beralih ke cara lama menggunakan metode Mencoblos. Karena metode mencontreng yang dilakukan pada pemilu 2009 yang lalu dianggap banyak menimbulkan tidak sah nya surat suara pemilih.
Hasil pemilu kali ini masih ada saja dimanfaatkan oleh oknum caleg untuk menggunakan korupsi uang. Sampai artikel ini diposting masih saja bermuncul beritakan tentang kecurang dalam pemilu 2014. Nah, Apasaja bentuk kecurangan tersebut mari kita bahas disini.

Bentuk kecurang pemilu 2014

Politik uang

Kalau perihal yang satu ini pasti sudah jadi rahasia umum. Entah sejak kapan dimulai, tapi sepertinya cara ini sudah sering kali ditemukan dan menjadi permasalahan setiap kali diadakan pemilu. Politik uang menjadi pekerjaan rumah yang berat bagi bangsa ini sebab cara ini sudah dibiasakan dan menjadi sifat yang turun-menurun yang terus dibiarkan. Beberapa informasi dari berita bisa kita liat temuan tentang adanya sogokan yang diberikan oleh calon legislatif agar mencoblos atas nama dirinya. Bahkan hal ini dilakukan saat pemilih akan mencoblos. Miris sekali bukan? Tujuan pemilu adalah menyampaikan aspirasi rakyat untuk memilih calon berdasarkan penilaian mereka bukan karena uang atau kepentingan tertentu. Ini Seharusnya diberantas!.

Surat Suara yang tidak sah

Masih saja ditemukan surat suara pemilu yang sudah tidak sah, alias sudah dicoblos terlebih dahulu. Aneh kan? Siapa yang mesti bertanggung jawab? semua pihak yang berkepentingan dalam hal ini selalu mempunyai alibi. Ada yang bilang itu oknum tertentu. Padahal kita semua sudah tau, hal seperti ini pasti berpotensi akan terulang terus, namun sering kali diabaikan bahkan menjadi kong-kalikong bagi pihak tertentu. Bagaimana pengawalan surat suara ini, tidak mungkin jika tidak ada pihak dalam yang ikut ambil andil dalam tindakan ini. Sunggug miris sekali, dikala bangsa ini ingin berubah masih saja terdapat oknum-oknum yang mencari keuntungan demi kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.
Bagaimanapun, tidak semua hasil pemilu kali ini gagal. Hanya pada tempat tertentu saja yang mengalami kecurang seperti yang kita bahas diatas. Jadi, Kedepan kita harap dewan legislatif yang terpilih benar-benar bertanggung jawab terhadap amanah yang diberikan oleh seluruh rakyat indonesia. Buat rakyat indonesia yang telah menetapkan pilihannya pada pemilu legislatif ini semoga tujuannya untuk kepentingan rakyat dapat tercapai sepenuhnya.
Tahukah sobat, Sebagian besar anggota dewan saat ini juga ikut bepartisi kembali pada pileg 2014. ini berpotensi akan muncul kembali wajah-wajah lama.


Comments

One Comment

RSS
  1. Sudah cukuplah kecurangan dalam pemilu itu. Indonesia harus berubah!

    ReplyDelete

Popular Posts


Copyright © 2014 GweOne. Designed by Templateism
Logo by Cool Text: Free Logos and Buttons
DMCA.com Protection Status

Iklan

Find Us on Google+

Followers