Tuesday, May 20, 2014
Pelecehan dan kekerasan pada generasi muda
Hey Gwener's, What's Up!
Beberapa hari terakhir berbagai media mengunkap persoalan mengenai anak. Mulai dari kekerasan pada anak bahkan sampai pelecehan seksual. Rasanya menyedihkan sekali pelaku tega melakukan hal tersebut pada anak yang seharusnya menikmati masa-masa ceria dengan bermain. Tidakkah mereka memikirkan tentang masa depan anak-anak ini?
Sobat Gwener's semua pasti tergugah hatinya ketika melihat berita-berita tentang ancaman terhadap anak-anak ini. Baru-baru ini kita dikejutkan dengan ulah si-Emon yang melakukan pelecehan seksual kepada lebih dari 100 anak. Tindak ini ia lakukan hampir setiap minggu demi memenuhi keinginan nafsu nya. Parahnya lagi ini dilakukan dengan bujuk rayu dan iming-iming uang. Bagi seorang uang 25Ribu mungkin tergolong banyak, namun tindak sebanding dengan pelecehan seksual yang mereka terima. Luka fisik mungkin bisa terobati namun trauma yang diakibatnya sangat susah dihilangkan, menurut para ahli butuh waktu 6 bulan untuk memulihkan kepercayaan dirinya itupun dengan tindak yang prefentif dan isentif yang mesti terus dilakukan demi menghilangkan trauma ini.
Pelaku pedofil memang bisa dibilang mengalami kelainan seksual. Jika dilihat dari profilnya bisa saja pelaku dahulu juga korban pelecehan seksual. Seperti si-Emon, berdasarkan keterangan penyidik pelaku ternyata juga mengalami hal yang sama. Mungkin sobat bertanya kenapa bisa seperti itu? jawaban tentu banyak faktor yang menyebabkan. Menurut saya lingkunganlah yang paling mempengaruhi dan juga perhatian dari orang sekitarnya.

Penyimpangan seksual inilah yang paling kita takutkan. Korban bisa saja menjadi pelaku. Tugas dan PR bagi pemerintah untuk mengatasi para korban ini jangan sampai anak-anak ini kehilangan rasa percaya dirinya. Menghilangkan rasa trauma juga bukan perkara mudah. Oleh karena itu, Sebelum ini terjadi tentu ada baiknya dilakukan pencegahan dan tindakan antisipasi terutama ini merupakan tugas orang tua dalam hal mendidik anak-anaknya.

Bentuk pencegahan kekerasan dan pelecehan pada anak

Apa saja sih yang bisa kita terapkan untuk melindungi anak dari bahaya ini. Berikut informasinya.

Luangkan waktu berkumpul bersama

Seorang anak tentu membutuhkan perhatian yang besar terutama bersama orang tua dan keluarganya. Waktu berkumpul bisa dimanfaatkan untuk berbagai dan mengetahui apa saja yang dialami oleh sang anak. Biasakan dirinya untuk berbagi cerita kepada anda.

Tanamkan rasa percaya diri

Korban kekerasan dan pelecehan seksual yang terjadi pada anak biasanya dikarena rasa takut. Hal ini perlu ditanamkan dari dini untuk membiasakan diri agar selalu berani. Berani bertanya, berani berbuat.

Jangan percayakan anak begitu saja kepada orang lain

Pada masa sekarang ini siapapun bisa mengancam anak-anak. Jadi jangan biarkan anak-anak berada diluar pengawasan anda. Bahkan sekolah pun tidak menjamin keselamatan anak. Pelaksana sekolah bahkan teman sekalipun bisa mengusik ketenangan anak-anak. Inilah peran orang tua untuk selalu memantau dan menjaga keamanan anak-anak nya.

Pelajari kebiasaan dan aktivitas anak

Kelainan dan aktifitas yang jarang perlu anda curigai. Waspadalah pada segala aktifitas yang dilakukan anak.


Comments

One Comment

RSS

Popular Posts

Archive


Copyright © 2014 GweOne. Designed by Templateism
Logo by Cool Text: Free Logos and Buttons
DMCA.com Protection Status

Iklan

Find Us on Google+

Followers