Sunday, June 8, 2014
Presiden 2014
Hey Gwener's, What's Up!
Beberapa hari yang lalu telah dideklarasikan siapa saja calon presiden RI untuk periode 2014-2019. Pada pemilu 2014 ini banyak hal unik yang muncul seperti yang telah saya ulas Keunikan pada pemilu 2014. Kini Pada pilpres mendatang hanya muncul 2 kandidat presiden. Walaupun pada pemilu legislatif yang lalu diprediksi akan ada 3 koalisi besar. Melihat hasil pemilu legislatif didominasi oleh 3 partai besar.
Pada hari kebangkitan nasional (20 Mei 2014) yang lalu ternyata dideklarasikan kandidat pasang Capres dan CaWapres dari 2 koalisi besar. Siapa saja mungkin sobat sudah melihat dan menyaksikan sendiri kandidat tersebut. Ya, ada 2 Calon yang akan kita ulas di artikel ini

Kandidat Presiden 2014

  1. Jokowi-Kalla
    Bagi sobat yang mengikuti perkembangan politik beberapa hari yang lalu, mungkin menantikan siapa calon jokowi untuk bersanding pada pipler 9 Juli mendatang. Beberapa nama sempat mencuat, namun akhirnya jokowi menempatkan pilihannya pada Jusuf Kalla sebagai Cawapress pilihannya.
    Jokowi adalah calon presiden yang diusung oleh partai berlogo moncong putih. Pada pemilu legislatif yang lalu memiliki suara tertinggi. Seperti yang saya ulas pada Moncong putih jadi jawara pemilu legislatif. Jokowi yang sebelumnya menjabat sebagai Gubernur DKI jakarta memang menjadi sosok yang sangat populer. Salah satu tradisi yang menjadi fenomena disebut dengan istilah "Blusukan". Cara ini banyak diikuti oleh pemimpin yang lainnya.
    Uniknya pada pasangan ini adalah koalisi yang dibentuk katanya tidak mensyaratkan apapun. Bahkan Cawapres pilihannya malah jatuh ke partai bukan koalisi. Inilah yang menjadi karakteristik pada pasangan ini.
  2. Probowo-Hatta
    Probowo pada masa kampanye legislatif yang lalu mempunyai elektabilitas yang tinggi. Tak salah pada saat itu sosok ini digadang-gadangkan menjadi capress. Atas keberhasilan pada Pileg yang lalu, Gerinda bisa mencalonkan kadernya untuk melaju menuju pilpres mendatang.
    Awalnya banyak simpang siur tentang koalisi dari partai berlambang burung garuda ini. Namun pada akhirnya Prabowo berhasil mengait koalisi yang besar. Bahkan disebut sebagai koalisi gendut. Bagaimana tidak, sekita 48% kursi DPR atau jumlah koalisi dari berbagai partai yang dibentuk oleh pasangan ini sudah melebihi syarat yang diberikan oleh KPU untuk melaju ke Pilpres mendatang.
    Dengan dukungan suara partai yang banyak tentu dalam menjalankan pemerintahannya nanti akan lebih mudah untuk pasangan ini dalam mengmbil segala bentuk tindakan. Perlu saya ingatkan dalam bentuk pemerintahan demokrasi pentuan keputusan terakhir diambil dengan cara mufakat atau pemungutan suara. Dengan angka 48% ini peluang menjalan pemerintahan yang diinginkan bisa terwujud.

Kedua pasangan ini memiliki masa dan pendukung yang mayoritas dapat bersaingan satu sama lain. Jika pada Pasangan pertama Jokowi-Kalla banyak didominasi oleh kelompok nasionalis dan NU, pada pasangan kedua Prabowo-Hatta ternyata banyak didominasi oleh kelompok buruh. Hal ini karena prabowo telah berjanji untuk menghapuskan OutSourcing, hal ini pun disambut dengan antusias dari kelompok ini.
Kita sebagai rakyak indonesia tentu menginkan pemimpin yang bisa membawa bangsa ini di era kemajuan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat. Nah, siapakah piliha sobat. Ini menentukan masa depan bangsa ini. Semoga pada pilpres 9 Juli 2014 mendatang tidak terjadi kecurang kembali seperti pada Pileg yang lalu yang saya ulas pada Lagi-lagi kecurangan ditemukan pada pemilu 2014

Comments

One Comment

RSS
  1. Inilah hasil yang telah ditetapkan KPU, 2 calon pasangan akan bersaing di pilpres mendatang

    ReplyDelete

Popular Posts

Archive


Copyright © 2014 GweOne. Designed by Templateism
Logo by Cool Text: Free Logos and Buttons
DMCA.com Protection Status

Iklan

Find Us on Google+

Followers