Friday, July 4, 2014
Hey Gwener's, What's Up!
Dalam membuat artikel agar lebih SEO On page. Tentu banyak faktor yang diperhatikan tidak hanyak kaitan konten dengan judul yang harus memiliki density yang besar. Namun juga menempatkan backlink yang mengarah ke satu atau lebih artikel yang berada didalam blog tersebut. Penempatan link atau internal yang mengarah masih diseputar blog juga kadang masih salah penerapannya.
Banyak blogger yang lebih sering menggunakan full url artikel sebagai internal. Hal ini tentunya tidak membedakan antara external dan internal link. Perbedaannya tentu terlihat dari domain yang digunakan. Namun sebenarnya ada cara yang lebih mudah untuk membuat internal link.
Sebelum masuk kedalam topik, pernahkah sobat menggunakan domain yang berbeda-beda untuk blog sobat? misalnya awalnya sobat menggunakan subdomain.blogspot.com kemudian menggantinya dengan full domain TLD seperti Membuat top level domain untuk blog anda. Apa yang akan terjadi pada internal link yang ada pada blog sobat jika menggunakan full url? sobat tentu akan menggantinya satu persatu bukan? inilah salah satu kelemahan jika membuat internal link menggunakan full url
Internal Link
Yang dimaksud dengan full url diatas adalah link yang ditulis secara lengkap mulai dari domain hingga halaman tertentu seperti yang terlihat pada browser. Karena menggunakan full url secara otomatis nama domain juga tercantum didalammnya. Ketika domain blog ikut diubah maka secara otomatis internal link yang telah dibuat akan menjadi eksternal link karena menggunakan domain yang berbeda dengan domain yang sobat telah ganti tersebut.

Untuk mengatasi hal tersebut sobat bisa menggunakan cara berikut. Perhatikan ilustrasi berikut

Full Url

http://www.gweone.com/2014/07/cara-membuat-internal-link-yang-benar.html

Internal Link

/2014/07/cara-membuat-internal-link-yang-benar.html

Dengan menghilangkan nama domain kita bisa membuat sebuah internal link yang benar, karena ketika domain blog tersebut diganti dengan yang baru hal ini tidak akan mengalami kesulitan untuk merombak semua internal link yang ada.
Jadi sobat tinggal memilih url yang akan digunakan untuk membuat internal link, jika sobat telah memiliki domain TLD .com, atau yang lainnya tentu tidak akan menjadi masalah jika menggunakan full url namun jika masih menggunakan subdomain sebaiknya menggunakan internal link yang benar saja karena ketika suatu saat domain diubah sobat tidak perlu mengganti internal yang telah dibuat selama ini.
Baiklah demikian cara membuat internal link yang benar, sebagai tambahan bisa dibaca juga Cara membuat url artikel agar SEO friendly

Comments

2 Comments

RSS
  1. Internal link dapat menghubungkan antar artikel satu sama lain

    ReplyDelete
  2. Iya mas makasih banyak informasinya. Izin mencoba nih buat blog baru saya www.kiatkiat.com mudah-mudahan hasilnya lebih baik. Salam kenal

    ReplyDelete

Popular Posts

Archive


Copyright © 2014 GweOne. Designed by Templateism
Logo by Cool Text: Free Logos and Buttons
DMCA.com Protection Status

Iklan

Find Us on Google+

Followers