Monday, August 18, 2014
Hey Gwener's, What's Up!
Beberapa minggu sempat vakum meninggalkan aktifitas blog, akhirnya kini baru saya menyempatkan diri untuk memulai kembali menulis artikel untuk di publish kepada sobat gwener. Berhubung masih dalam suasana lebaran walaupun sudah lewat beberapa minggu. Namun saya ingin mengucapkan Minal Aidin Wal Faidzin, Mohon maaf lahir batin. Bila ada kesalahan dan kekhilafan yang telah saya perbuat baik itu berhubungan dengan blog ini maupun tulisan-tulisan yang kurang berkenan dihati sobat. Sebagai manusia saya menyadari kekurangan dan kekhilafan oleh karena itu sudi kiranya sobat untuk memakluminya.
Bagi umat muslim menyambut hari raya idul fitri merupakan suatu kemenangan tersendiri setelah berjuang untuk menahan lapar dan dahaga selama 1 bulan penuh pada bulan ramadhan yang lalu. Namun apa itu saja makna kembali ke fitri. Bulan puasa tidak sekedar menahan lapar dan dahaga melainkan menjaga dan mengendalikan diri dari emosi dan hawa nafsu. Inilah yang seharunya kita terapkan untuk kehidupan selanjutnya. Tidak hanya sampai hari raya idul fitri saja, lalu kembali ke aktifitas seperti biasa. Namun yang diharapkan justru menjadi jauh lebih baik dari sebelumnya.
Minal Aidin Wal Faidzin
Banyak orang menafsirkan bahwa idul fitri artinya kembali ke fitri (Nol lagi). Dengan istilah ini justru membuat orang beranggapan bahwa kesalahan sudah hilang dan bisa mengulangnya kembali. Inilah paham yang sering disalah artikan oleh kebanyakan dari kita. Kembali ke fitri seharusnya menjadikan rasa syukur semakin bertambah atas segala nikmat yang telah kita terima. Mulai dari kesehatan yang masih dapat kita rasakan. Dengan demikian, isyaallah prilaku dan perbuatan yang akan kita lakukan justru akan mendatangkan pahala yang berlimpah pula.
Sebagai bagian dari ucapan ini, saya hanya sekedar mengingatkan saja kepada sobat semua untuk selalu menjaga sikap dan prilaku seperti halnya saat menjalankan ibada puasa pada bulan ramadhan yang lalu, sehingga setiap saat kita dapat terus merasakan nikmat bulan ramadhan dengan menjaga dan mengendalikan diri dari hawa nafsu.

Sekali lagi, Saya mengucapkan Minal Aidin Wal Faidzin, Mohon Maaf lahir batin.

Comments

One Comment

RSS

Popular Posts


Copyright © 2014 GweOne. Designed by Templateism
Logo by Cool Text: Free Logos and Buttons
DMCA.com Protection Status

Iklan

Find Us on Google+

Followers